okeawal gue bikin cerita sih simple dan agak gokil, gue itu suka berkhayal dulu sebelum tidur, dan entah itu berkhayal apa atau gimana. tapi gak tau kenapa seneng aja gitu gue berkhayal sebelum tidur, hemmmm mungkin rada aneh sih, ya tapi begitulah gue . tapi dari berkhayal itu gue bisa ngeluarin imajinasi cerita-cerita gue. nah gue pernah ngeluarin cerita itu Semogasaja cerita yang Anda berikan dapat membuat hubungan menjadi lebih harmonis dan makin sayang. Baik, berikut adalah dongeng sebelum tidur romantis untuk pacar tersayang. -- Mentari pagi, menerobos masuk melalui celah jendela kamar. Mengusik Ira dari mimpi panjang malam ini. Selingkuh Teman Tidur Mesra – Cerita Dewasa. Perkenalkan namaku Atmo. Seorang remaja tambun berusia 20 tahun (2006), berperawakan 167cm 80kg kulit sawo matang. Pada cerita sebelumnya (baca: Pengalaman Pertama dengan Ana) aku menceritakan kisah asmara antara aku dan mantanku yang pada akhirnya harus berpisah setelah 3,5 tahun menjalin hubungan. Nah ada beberapa hal yang biasanya akan dilakukan oleh mahasiswa sebelum menghadapi KKN. Pertama kali, siapkan diri untuk terima ditempatkan di mana saja dan dengan siapa saja. Siap ditempatkan terpisah dengan pacar. Siap ditempatkan dengan orang-orang baru, dengan mantan, dengan mantan calon pacar, dan sebagainya. 2 Lakukan permainan papan di tempat tidur. Anda mungkin tidak menyangka bahwa duduk di tempat tidur bersama pasangan dan melakukan aktivitas nonseksual juga bisa menyenangkan. Bermain permainan papan bisa menjadi cara yang efektif untuk membangun keintiman dengan pasangan tanpa harus bercinta. 3. Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS good ucapan dari pacar sebelum tidur. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. DongengSebelum Tidur. 1. TAMMI PRASTOWO JULI 2012 Dongeng Sebelum Tidur Menuliskan apa yang dipikir Memikirkan apa yang ditulis. 2. 1 DongengSebelumTidur Untuk: Akmal Dzaky Mubarok, Padanya kutitipkan harapan dan Agustina, Pelecut semangat hidupku. 3. 2 DongengSebelumTidur SALAM SAPA Nekat. Bulantua yang lelah telah turun. Kunci cinta laura tampil memesona sebelum manggung, . Kubisikkan lirih ucapan selamat tidur malam ini. Ucapan Romantis Buat Pacar Sebelum Tidur Kumpulan Ucapan from selamat malam yang romantis dan unik untuk pacar atau kekasih hati,. Selamat tidur kamu pencuri hati, pewarta mimpi, yg BOr0VFF. Halo pembaca setia Rafsablog, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sebuah dongeng sebelum tidur romantis untuk semua pengunjung blog ini. Sebelumnya saya sudah berbagi Dongeng Sebelum Tidur Buat Gebetan atau Pacar Tersayang. Kemudian pada postingan ini saya akan mengabulkan request dari salah satu pembaca setia Rafsablog, sebut saja Darman. Cocok sekali karena penulis juga ada list dongeng tentang bucin dan cocok sekali untuk cerita dongeng sebelum tidur romantis yang diberikan untuk pacar tersayang. Anda bisa membagikan cerita dongeng ini untuk sahabat, gebetan, atau pacar tersayang sebelum tidur agar hubungan kalian menjadi tambah harmonis romantis dan pasangan menjadi lebih sayang dengan Anda. Dongeng ini juga bisa dibagikan di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, atau di grup lain yang anggotanya banyak. Namun, sebelumnya saya ingatkan sekali lagi agar terus mengikuti artikel Rafsablog agar terus mendapatkan bahan bacaan yang menarik. Rekomendasi Dongeng Sebelum Tidur Untuk GebetanDongeng Sebelum Tidur Tentang LDRDongeng Romantis Islami Kisah TaarufDongeng Buat Pacar Tentang Wiranda dan Arif RequestDongeng Tentang Indahnya Hubungan Rival dan Salsa Request Baik, berikut cerita menarik tentang hubungan bucin antara Darman dan Wawa. Semoga cerita ini menarik untuk Anda pembaca, selamat menikmati. Simpan Dongeng Jika Anda ingin menyimpan file dongeng ini di perangkat secara offline, Anda bisa download dengan cara menekan tombol di bawah ini. Sebelum download, Anda juga bisa membaca cerita lengkapnya seperti berikut Dongeng Bucin Darman dan Wawa Beberapa orang menganggap cinta itu segalanya, rela jadi budak cinta asalkan pasangannya bahagia. Tapi sebagian orang juga menganggap bahwa cinta itu gak penting, tidak sepenting karir atau pendidikan. Darman, adalah seorang mahasiswa semester akhir di Fakultas Ekonomi sebuah kampus bergengsi di Jakarta. Baginya, mengejar gelar Sarjana sesuai target lalu meneruskan bisnis keluarganya adalah tujuan utama hidupnya. Baginya, tidak ada pilihan lain dalam hidup selain mengejar karir yang sudah dipersiapkan oleh orangtuanya. Tahun ini, mahasiwa baru di kampus Darman tidak sebanyak angkatan sebelumnya. Meskipun Darman tidak pernah tertarik untuk terlibat dalam kegiatan kampus, namun sebagai asisten dosen setidaknya dia tahu berapa banyak mahasiwa baru yang hadir setiap tahunnya. “oops, maaf!” Seorang gadis tak sengaja menabrak Darman di depan kasir saat Darman baru saja selesai membayar minumannya. Alhasil Iced Coffee yang baru saja dibelinya pun tumpah. Darman sudah hampir meneriaki gadis itu, tapi wajah lugunya langsung membuat teriakan itu hanya tertahan dileher saja. “Duh, maaf Kak… bi biar saya ganti yang baru ya..” “Gak usah, lain kali kalo jalan hati-hati!” Sambil sedikit ngedumel, Darman bergegas ke Gedung II karena sebentar lagi sesi kuliah nya akan dimulai. Dia harus memberikan kuliah Matematika Ekonomi untuk mahasiswa baru. Seperti dugaannya, jumlah mahasiwa baru yang masuk tahun ini tidak sebanyak tahun sebelumnya. Kapasitas ruangan Gedung IIA Ruang 211 yang diperuntukan untuk mata kuliah umum biasanya terisi hingga 100 mahasiswa, kali ini hanya terisi kurang dari setengahnya. Di pintu ia kembali bertabrakan dengan seorang gadis. “oops, maaf”, lagi-lagi suara itu. Gadis yang menumpahkan es kopinya di café. “Kayaknya kamu punya hobi nabrak orang, ya?!” “Mmaaf kak, hari ini saya ga pakai kacamata yang biasanya…jadi..” “Ah sudahlah, kamu mahasiswa baru? Cepat duduk sana… kuliah mau dimulai!” “I..iya kak…maaf” Gadis itu duduk di deretan kursi paling depan, ukuran badannya memang mungil, lebih cocok jadi anak SMA ketimbang mahasiswa. Seorang pemuda merapikan kursi untuknya, tampaknya mereka sudah saling mengenal. Usai mengisi kuliah umum, Darman memutuskan untuk pulang ke apartemen nya yang berada di seberang kampus. Hari ini Ia sudah janji akan makan siang bersama Ibunya di sebuah restoran. “hm, sudah jam 11,sebaiknya aku berangkat sekarang biar Mama ga lama nungguin..”. Setelah berganti pakaian, Darman meluncur ke Restoran yang sudah sering Ia datangi bersama orangtuanya. Dengan hati-hati ia memarkir mobilnya, namun tiba-tiba sesuatu menabrak bagian belakang mobilnya. “aawwh….sakit” Astaga suara itu lagi. Ketika Darman memeriksa bagian belakang mobil, seseorang sedang memegangi lututnya yang terluka sambil memegangi sepeda. Gadis itu lagi. Darman bisa gila rasanya. “Kamu itu hobi banget nabrak ya??” “Mmaaf kak, eh Pak… saya udah bilang kacamata saya….” “udah udah udah… bangun dulu,pinggirin sepedanya…kamu ngehalangin yang mau parkir!” Walaupun kesal, Darman tidak tega juga kalau membiarkan gadis itu bangun dan memarkir sepedanya sendiri. Ia lalu meminta gadis itu menunggu di mobil, seraya mencari parkiran motor dan sepeda yang berada di samping Restoran. Darman lantas berusaha membantu mengobati luka di lutut gadis itu. “Kamu ngapain sih, selalu terburu-buru! Udah tau kacamatanya udah ga cocok, jangan dipake! “ “I..Iya Kak, eh Pak” “Ga usah panggil Pak, ini bukan dikelas, saya anak semester akhir” “Nih, pake sendiri plesternya buruan… saya lagi buru-buru!” Selesai mengobati luka gadis itu, Darman buru-buru masuk ke dalam Restoran. Disana udah ada Ibunya yang nampaknya mulai resah menunggu. “Sorry Mom, something came up… am I so late ?” “hmmm, ga terlalu telat sih Nak, Its OK..Maaf Mama ngajakin makan siang di hari kerja..” “Mama udah pesan ?” “Belum, nanti aja… Mama masih nungguin seseorang …katanya tadi udah sampai disini tapi ada trouble di parkiran…” “seseorang..? emang Mama ngundang siapa lagi? Papa ? Mas Tri ?” Mamanya melirik nakal. “Sabaaaar, tunggu aja…” Beberapa menit kemudian, Darman melihat si gadis tukang nabrak. Dia berjalan ke arah mereka. Darman mengira mungkin gadis itu mau meminta ganti rugi akibat luka di lututnya. “Ngapain kamu kesini, tadi kan aku sudah ngobatin lutut kamu ?” Mama nya langsung menepuk tangannya. “Lhaaa kalian sudah saling kenal ?!, bagus lah… sini duduk Nduk..” Nah, Darman yang langsung melotot. “Mam, ngapain ?” “Lha ini yang Mama tungguin dari tadi….. haduh kalian udah saling kenal ternyata…” “Iya Tante…maaf telat “, gadis itu menjawab sambil mengangguk sopan, lalu duduk di seberang Darman. “Ini puterinya sahabat Mama di Solo dulu, namanya Wawa, kabarnya dia kuliah di kampus kamu, jurusan nya sama lho sama kamu,Man…” Hmmm…. Ternyata begitu. Lantas, buat apa mamanya mengajak mereka makan siang bersama ?. “Kami berniat menjodohkan kalian berdua” “WHAAATTT????” Secara spontan Darman dan Wawa berteriak. Sejak acara makan siang itu, sebisa mungkin Mamanya selalu meminta Darman menemani Wawa di kampus meskipun Darman selalu menolak. Sementara Wawa nampaknya tidak keberatan dengan niat kedua orangtua mereka. Sore itu, mama meminta Darman mengantar Wawa pulang seusai kuliah. Dengan enggan Darman menunggu Wawa di parkiran, dekat sepedanya. Wawa tinggal di kost-kost an dekat kampus dan selalu bepergian dengan sepeda. Hm, gadis yang cukup sederhana tapi tetap saja tidak menarik dimata Darman. Tak lama, Wawa datang bersama temannya. Pemuda yang waktu itu Darman lihat dikelas. Mereka menyapa Darman dengan sopan. “Aku harus nganterin kamu pulang…” “Wa, kamu akrab sama Pak Darman ?” Si pemuda nampaknya heran kenapa Darman menunggu mereka. “owh, kak Darman ini sepupu aku Rey. Kenalin kak, ini temen aku Reo. Panggil aja Rey, dia juga ada dikelas kakak lho..” “Yap.. aku udah tau… hayo buruan aku masih ada acara, mama nyuruh aku nganterin kamu pulang..” “pulang? Duh sorry kak, aku sama Rey masih ada kerjaan, nih kita baru mau kesana. Nanti aku deh yang WA tante ngasih tau ya…aku buru-buru nih kak” Tanpa banyak basa basi, mereka buru-buru berlalu ninggalin Darman yang masih bengong. Darman cukup penasaran dengan kegiatan Wawa diluar kampus bersama dengan Reo. Beberapa kali ia malah mengikuti mereka diam-diam dari belakang. Entahlah, setelah beberapa kali Wawa menolak ajakan untuk diantar pulang, Darman jadi merasa penasaran dengan sosok gadis yang dijodohkan dengannya itu. Ternyata Wawa jauh dari gambaran gadis manja yang ada dipikirannya selama ini. Orang tua Wawa cukup terpandang di Solo sana, mereka memiliki beberapa bisnis makanan dan properti yang cukup besar. Tidak sulit bagi Wawa untuk hidup sebagai mahasiswa yang manja dengan fasilitas mewah, tapi Wawa memilih kost-kost an sederhana dan bekerja sampingan di sebuah café dekat kampus usai jam kuliah. Kini Wawa tengah menabung untuk membeli kacamata baru nya. Lama-lama, Darman mulai tertarik dengan kemandirian Wawa. Sayangnya Wawa terus menolak perhatian dari Darman dan malah semakin akrab dengan Reo. Malam itu, Darman memaksa untuk mengantar Wawa pulang seusai ia bekerja di Café. Waktu sudah menunjukan pukul 10 malam. Ia menunggu Wawa dengan sabar di parkiran. Tak lama, Wawa dan Reo keluar menuju parkiran sepeda. “Wa ….. aku antar pulang, sepeda kamu lipat aja masukin bagasi ya..” Wawa sudah mau menolak, tapi Darman langsung mengambil sepeda lalu melipatnya dan memasukan ke bagasi. “Tapi kak …”“Rey, maaf ya..aku ada yang mau diomongin sama Wawa…” Reo pun nampak keberatan, tapi dia masih menghargai Darman sebagai asdos nya. Darman mengajak Wawa ke sebuah café. “Kakak mau ngomong apa sih..kan bisa chat aja di WA “ “Aku mau ngomong soal perjodohan kita ….” Wawa nampak sedikit risih. Raut wajahnya berubah. “ Maaf kak, aku juga ga ngerti kenapa orangtua kita punya pikiran kesana. Aku paham kok, buat kakak karir dan pendidikan itu segalanya…” “Tapi gini Wa…” Darman belum selesai bicara, Wawa sudah memotong terus. “Kak, biar nanti aku yang ngomong ke Mama tentang ini… tenang aja. Aku akan berusaha meyakinkan mereka kalo kita ini ga cocok.” Darman pun melongo, bukan itu yang dia mau. Dia malah udah bucin banget sama Wawa. “Aku tahu siapa kakak sejak pertama liat kakak di sesi orientasi Maba. Tapi kakak kayaknya ga pernah punya minat dengan hal lain selain kuliah dan karir. Jadi aku ngerti kok, makanya aku selalu menghindar kalo kakak ngajak pulang bareng.., Aku tahu itu tante yang suruh …” “Aku sedih sih kak, belum apa-apa,kakak udah menolak aku tanpa kenal dulu siapa aku …tapi ya sudahlah, itu kan hak kakak sendiri..” “Wa, aku gak …” “Gak apa-apa kak, sumpah! Lagian aku kan baru mulai kuliah, kayaknya emang aku harus focus belajar dulu..” “Kalo udah ga ada yang mau diomongin lagi, boleh aku pulang sekarang ?” Darman kehilangan kata. Wawa beranjak dari kursinya. Darman sebenarnya pengen banget bilang bahwa dia pengen mereka berusaha kenal lebih akrab lagi. “Tunggu Wa ….” Darman menarik tangan Wawa. “Kenapa kita gak berusaha saling mengenal mulai sekarang …” “Maksud kakak?” “Ya… Aku pengen mengenal kamu lebih dekat. Aku rasa, Mama ga mungkin salah ngenalin seorang cewek buat anaknya…” Wawa terpana dan seolah tak percaya. Darman yang selama ini sering mengacuhkannya, yang nampak selalu kesal setiap kali disuruh mengantarnya. Ternyata memiliki sebuah perasaan yang khusus untuknya. Darman menggenggam erat tangan Wawa, “Jadi sekarang kalau aku pengen nganterin kamu, jangan nolak ya ….”. Wawa mengangguk sambil tersenyum. Sedikit bercanda Wawa berkata “Tapi kalau Rey marah gimana..?” “WAWAAA!!!” Darman spontan mencubit pipi Wawa. Sepertinya, arah berpikir Darman tentang Cinta sudah berubah. Itulah tadi tentang Dongeng Bucin Sebelum Tidur Romantis Cerita Darman dan Wawa yang bisa kalian baca. Bagaimana perasaan Anda setelah membaca dongeng di atas? Apakah sedih, merasa lucu, bahagia, marah, atau yang lain? Mungkin itu dulu postingan kali ini, jika Anda mempunyai saran, masukkan, pertanyaan, atau Anda ingin request dongeng bisa tulis di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat. Klik tombol Play untuk mendengarkan artikel - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dongeng adalah cerita yang tidak benar terjadi terutama tentang kejadian zaman dulu yang terkesan aneh. Dongeng identik dengan cerita yang dibacakan untuk mengantar anak tidur, sehingga anak bisa terlatih untuk berpikir secara kreatif. Tak hanya itu, ternyata cerita dongeng ini juga bisa dibacakan untuk pasangan atau pacar. Sebelum tidur biasanya pasangan akan ngobrol dan pada saat itulah dijadikan sebagai momen untuk membacakan dongeng. Berikut ini adalah 6 contoh dongeng sebelum tidur buat pacar. Baca Juga 6 Contoh Dongeng Parabel beserta Penjelasannya, Lengkap! 1. Cinta yang Menang Ketika seorang siswa muda dari Gereja Katolik bertanya kepada gurunya tentang alasan mengapa dia memutuskan untuk menjadi seorang suster, gurunya menceritakan sebuah kisah cinta yang mengharukan. Bertahun-tahun yang lalu, ketika dia pada usia yang sama, guru sebut saja dia Ms. Patterson jatuh cinta dengan seorang pemuda dari keluarga kaya. Keduanya mulai bertemu satu sama lain dan dengan cepat mengembangkan hubungan yang dalam. Sayangnya, keluarga pemuda itu sama sekali tidak setuju dengan hubungan tersebut. Mereka bahkan mengancam akan mendaftarkan putra mereka di universitas yang jauh di luar negeri. Karena Ms. Patterson berasal dari latar belakang yang buruk, dia tidak mungkin bisa pergi bersamanya pada saat itu. Ini berarti bahwa jika mereka ingin melanjutkan hubungan, mereka akan berpisah satu sama lain apakah mereka mau atau tidak. Halo Pembaca setia Rafsablog, di artikel sebelumnya saya sudah berbagi Dongeng Bucin Darman dan Wawa dan di postingan kali ini saya akan berbagi dongeng sebelum tidur LDR yang menyentuh hati para pembacanya. Jika Anda tertarik, maka silahkan baca sampai selesai ya. LDR Long Distance Relationship sesuai namanya, LDR adalah sebuah hubungan jarak jauh yang dilakukan sepasang kekasih. Hubungan LDR terjalin karena beberapa faktor. Ada yang terpaksa hubungan jarak jauh karena salah satu pasangan kerja di luar kota, ada yang kenalan dari media sosial dan ternyata beda daerah, dan masih banyak lagi. Rekomendasi Dongeng Buat Pacar Tidur LDR Dongeng Sebelum Tidur Romantis Untuk Pacar Dongeng Sebelum Tidur Fiki dan Gina Request Dongeng Sebelum Tidur Untuk Gebetan Puisi Selamat Tidur Untukmu Wahai Bidadariku Hubungan jarak jauh terkadang mempunyai kendala seperti hilangnya komunikasi, hilangnya kepercayaan, dan lain-lain. Namun, tidak jarang ada juga yang hubungan LDR-nya langgeng sampai ke jenjang yang lebih serius. Ya benar, pernikahan. Jika Anda salah satu yang saat ini tengah menjalin hubungan LDR, maka Anda berada di artikel yang tepat karena saya akan membagikan sebuah dongeng yang bisa Anda berikan sebelum tidur kepada gebetan atau pacar tersayang Anda. Dongeng ini menceritakan sebuah cerita seseorang yang mulai kenal di media sosial. Apakah Anda Penasaran? Jika ya, maka langsung saja baca ceritanya di bawah ini. Simpan Dongeng Jika Anda ingin menyimpan file dongeng ini di perangkat secara offline, Anda bisa download dengan cara menekan tombol di bawah ini. Sebelum download, Anda juga bisa membaca cerita lengkapnya seperti berikut September 2016 Rasanya malas banget mau bangun tidur. Jam sudah menunjukan pukul tapi belum ada keinginan untuk bangun, mandi dan berangkat ke kantor. Diluar kamar terdengar suara bising vacuum cleaner, Si Bibi sedang beraksi sebelum pulang kampung sore nanti. “Morning… Bangoooon!! Ngantor…!” Sebuah pesan masuk di WA. Isi pesannya membuat mataku langsung melek. Dengan lincah jemari ini langsung mengetik balasan. “tau …. telpon sebentar nanti sebelum OTW kantor ya!” Itulah rutinitas yang setiap hari aku lakukan sebelum ke kantor selama tiga bulan ini. Semua berawal di suatu malam ketika seseorang muncul di akun Smule ku dan bergabung nyanyi bareng dengan suaranya yang menurutku super sexy. Sejak itu aku selalu berusaha membuat Open Collab OC sebagus mungkin dengan lagu-lagu yang dia pasti suka, dan benar saja dia selalu memberikan tanda like dan komentar yang pertama. Berikutnya kami lantas berbalas komentar, lalu beralih ke private chat. Saat itu aku masih belum tahu identitas nya, tapi setiap hari aku selalu menunggu suara nya di akun Smule ku. Beberapa minggu berlalu, dia mulai menanyakan nomor ponsel ku. Tapi aku masih belum tahu identitas aslinya siapa. Siang itu seusai rapat dadakan di kantor, sebuah pesan di WA membuat jantungku terasa berhenti. “Hai, udah makan belum ? minta alamat kantor dong ….” Dia menghilang selama dua hari, dan tiba-tiba mengirim pesan menanyakan alamat kantor. Aku ragu-ragu… Mendadak ponsel ku berbunyi. Panggilan masuk dari nomor tak dikenal. Dengan ragu aku angkat. “hai, aku minta alamat kantor ga dijawab … kenapa? Takut?” Aku jadi tergagap. “Aah iya, bikin kaget sih….” “Yowis, kirim alamat kantor ya, aku bentar lagi mau keluar makan siang… tak’kirimin makan siang pake GoFood dari sini ya…” “lho emang kamu tinggal dimana…halo?” Teleponnya langsung dimatikan. Dan aku masih belum tahu dia tinggal dimana. Sejak itu, dia rajin mengirimkan sarapan, makan siang bahkan makan malam. Dan kami pun mengobrol hingga berjam-jam lamanya hingga kantuk datang. Aku belum tahu namanya. Apalagi wajahnya. Damn! Hingga suatu pagi, saat itu aku buru-buru ke kantor dan menyalakan mobil sambil sebelah tangan memegang roti, karena terburu-buru baru beberapa meter keluar dari gerbang aku menabrak sesuatu. Saat itu aku luar biasa panic dan gak berani keluar dari mobil. Secara spontan aku langsung menekan no WA dan menelponnya. “Kamu kenapa…?” “Nabrak …….. aku ga berani keluar …” “Jangan panic, biar aku ngomong sama orang yang kamu tabrak ….” Akhirnya aku pun keluar walau masih dengan takut-takut. Pemilik mobil yang aku tabrak rupanya sudah siap dengan aneka makian. “Mmaaf Pak, tolong bicara dengan teman saya …..” Entah apa yang mereka bicarakan di telepon, aku sudah gak focus antara memikirkan kerusakan mobil dan rapat yang sudah menunggu di kantor. Tak lama si pemilik mobil menyerahkan HP padaku dan diapun masuk ke dalam mobil. Selang beberapa menit, dia pergi berlalu tanpa basa-basi. Aku yang masih gemetar berdiri sambil melongo memandangi kepergiannya. “Kamu bilang apa sama bapak itu,… kok dia langsung pergi…” “Gak apa-apa, aku nyuruh dia ke bengkel terdekat buat ngecek kerusakan mobilnya dan kalo udah tau berapa biayanya nanti aku transfer, beres kan? Aku udah ngasih nomorku ke dia jadi dia ga akan gangguin kamu …” “HA?..” “oya, teleponnya ga usah kamu matiin ya… jaga-jaga nanti ada apa-apa lagi..sampe kantor kamu cek mobil kamu juga …” “Aa..iiya…” Dan sejak itu, selama hampir 24 jam komunikasi pun tak pernah terputus. Dia selalu menelpon di setiap kesempatan, bahkan ketika rapat sekalipun sehingga kadang aku sedikit banyak jadi paham pekerjaannya. Terkadang kami hanya saling diam, sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Saling mendengarkan keseharian masing-masing, seolah dia berada di sampingku. Bulan kedua. Agustus 2016 “Surabaya ????? “ “Yap .. aku di Surabaya.. why ? kayak yang jauh banget gitu, Cuma 2 jam kok naik pesawat ke tempat kamu …” “I..iya sih .. tapi aku pikir ya kamu palingan tinggal di sekitar Jakarta …” “Hahaha, emang kalo aku tinggal di Surabaya kenapa ? males LDR ya ?” “ Jauh … ketemunya susah ….” “Ya gak usah ketemu … telepon udah cukup kok ….” Ya. hanya telepon. Tapi dia tetap gak mau menampakan wajah. Sungguh sebuah hubungan yang aneh. “Makan gih… si Bibi masak apa? Jangan minum soda terus lah… minum air putih sesekali …” “Males, Bibi masakannya asin … “ Dia terdiam beberapa saat. “ ya sudah, pesen makan gih… saldo GoPay kamu udah aku isiin, cukup lah buat pesen makan. Kalo aku yang pesenin dari sini ga banyak pilihan …” “Hey, aku bisa kok ngisi Gopay sendiri…” “Udah ga usah protes… pesen makan sana buruan, aku juga bentar lagi mau makan, jadi ntar bisa makan sama-sama yo…” Berdebat sama orang ini aku gak pernah menang. Akhirnya aku lirik saldo GoPay ku. Whaaaatttt????? Aku melihat 6 buah angka nol di saldoku. Dan dia bilang cukup lah sekedar pesan makan ?? memangnya dia pikir aku mau pesen semua menu yang ada di restoran itu ???. Terkadang mahluk diseberang sana itu berkelakuan ajaib yang bikin aku suka merenung sendiri. Siapa dia ?. Bulan ketiga. Sabtu malam. September 2016 “ Bi ….. Bibi …” Aku merasakan sakit luar biasa diperutku. Berkali-kali memanggil Bibi tapi dia ga kunjung datang. Aku lupa, Bibi sedang pulang kampung. Spontan aku menekan angka 1 di HP, nomor HP nya. “Kamu kenapa ?? sakit apa ??” “aku … gak tau kenapa …” Sepertinya aku mulai nyerocos ga jelas antara sadar dan tidak. Semua menjadi gelap dan hitam pada akhirnya. Aku tersadar setelah beberapa saat dan melihat langit-langit ruangan berwarna putih. Ini dimana …. Seseorang duduk disampingku, tapi aku sama sekali gak mengenal dia siapa. “Sudah sadar ?” “kamu siapa …” “Maaf, tunggu sebentar ….” Alih-alih menjawab pertanyaanku, orang itu malah berdiri menjauh sambil menelpon seseorang. Seorang dokter datang menghampiriku dan menjelaskan kondisiku. “Untung seseorang memanggilkan Ambulance tepat waktu … kalau tidak, usus buntu Mbak akan terlambat untuk ditangani …” “Usus buntu..? “ Haisshhh, dan siapa yang memanggilkan Ambulance serta menandatangani surat persetujuan operasi ku?. Aku adalah yatim piatu sejak kecil. Aku juga tidak punya keluarga dekat selain Bibi yang katanya sudah bekerja dengan keluargaku sejak aku lahir. Aku melihat Bibi tergopoh-gopoh datang. Lalu kemana orang yang tadi duduk disampingku ?. Aku menanyakan HP ku pada Bibi. Cukup heran karena tidak ada satupun pesan atau panggilan masuk darinya, padahal dia kan tahu aku sakit saat aku terakhir menelponnya. Sejak saat itu dia menghilang. Ya, menghilang. Ratusan pesan aku kirimkan tanpa balasan. Ratusan telpon tak kunjung diangkatnya walau aku melihat status Online di WA nya. Aku menangis. Kehilangan. Kebingungan. Aku marah. Dua bulan kemudian. Desember 2016 Aku tak pernah lagi menerima pesan-pesan kejutan. Tak ada lagi suara seksi yang menemani telingaku siang dan malam. Hampa. Dia hilang begitu saja, aku pun tak tahu harus mencari kemana. Surabaya terlalu luas untuk dijelajahi jika kita tak tahu siapa yang kita cari. Aku bahkan tak tahu namanya dan seperti apa wajahnya. Hubungan singkat yang aneh. Pagi itu, direktur mengatakan bahwa Manager yang baru akan datang dan kami harus siap-siap menyambutnya. Aku sebenarnya sedang sibuk dengan pikiranku tentang dia. Rindu dengan semua perhatian kecilnya. Rindu dengan suara seksinya. “Bu Hayu, Manager yang baru sudah datang … Ibu ditunggu di ruangan meeting” Asistenku menyadarkan lamunan dan dengan enggan aku beranjak ke ruang meeting. Semakin mendekati ruangan, aku tertegun. Aku mendengar sayup-sayup suara yang aku kenal. Langkahku pun kian cepat. Suara itu. Aku rindu ….. Pintu ruangan meeting terbuka, dan sang Manager baru itu tengah memperkenalkan diri. Lantas dia berpaling kearahku, melempar senyum hangat seraya berkata, “hai, good morning Hayu …. Apa kabar …” Ya. aku hampir pingsan. Suara itu miliknya. Dia kembali. LDR ini telah usai. Oya, siapa yang waktu itu memanggil Ambulance ? Yapp, Dia. Siapa orang yang duduk disampingku waktu aku sadar? Yapp, sepupunya. Kebetulan dia tinggal di Jakarta dan dipaksa jadi mata-mata untuk memantau kesembuhanku. Benar-benar mahluk seksi yang luar biasa. Saranghae ….. Itulah tadi tentang dongeng kali ini yang bisa diberikan kepada pacar atau orang tersayang sebelum tidur tentang kisah hubungan LDR yang menyentuh hati dan sedikit lucu. Mungkin itu dulu postingan kali ini tentang dongeng sebelum tidur untuk hubungan LDR, jika Anda mempunyai saran, masukkan, pertanyaan, atau ingin request cerita/dongeng lainnya, maka silahkan tulis di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat.